Keseruan Acara Trade Expo Indonesia 2019 di ICE – BSD

Trade Expo Indo 2019 dok. duniamasak

Duniamasak.com berkesempatan menjadi Media Partner untuk Trade Expo Indonesia 2019 yang ke-34. Ajang promosi tahunan berskala internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan, resmi dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla kemarin tepat hari Rabu 16 Oktober 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Pada kesempatan yang sama, Jusuf Kalla dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Dody Edward, juga memberikan penghargaan kepada eksportir Indonesia yang telah berprestasi meningkatkan nilai ekspornya secara berkesinambungan. Tahun ini Penghargaan Primaniyarta diberikan kepada 26 perusahaan penerima Primaniyarta 2019 yang dibagi dalam empat kategori, yaitu Kategori Eksportir Berkinerja (8 perusahaan), Kategori Eksportir Pembangun Merek Global (5 perusahaan), Kategori Eksportir Pelopor Pasar Baru (5 perusahaan), dan Kategori Eksportir Potensi Unggulan (8 perusahaan). Pemerintah juga memberikan Penghargaan Primaduta kepada buyer mancanegara yang secara konsisten meningkatkan nilai impor dari Indonesia. Lalu untuk Primaduta Award akan diberikan kepada 45 buyers yang terbagi dalam tiga kategori pasar tujuan (pasar utama, pasar potensial dan pasar prosfektif). Dari 45 buyers tersebut, terdapat penghargaan kategori khusus β€œChallenging Market” yang diberikan kepada 4 buyers dari 4 negara.

Selain itu, terdapat peluncuran Situs Web Ekspor Impor Kemendag http://exim.kemendag.go.id, sebagai terobosan peningkatan daya saing Indonesia melalui fasilitas perdagangan dan pengamanan akses pasar negara tujuan. Mendag mengatakan bahwa Kemendag berupaya menyediakan informasi terkait ekspor selengkap mungkin. “Situs ini memuat sistem informasi mekanisme ekspor, seperti persyaratan ekspor, tarif, serta tindakan nontarif (NTM) komoditas ekspor pada 17 negara yang sudah melakukan ratifikasi perjanjian dagang. Sistem ini akan membantu pelaku usaha dalam menentukan negara tujuan ekspor berdasarkan skema yang lebih mudah dan menguntungkan.” ujar Mendag.

Wawancara bersama Mendag di Trade Expo Indo 2019 dok. duniamasak
Wawancara bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto di TEI 2019 dok. duniamasak

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa sesuai tema β€˜Moving Forward to Serve the World‘, TEI merupakan ajang yang tepat mempromosikan produk berkualitas buatan Indonesia untuk dipasarkan secara global. “Berbagai produk unggulan dan terbaik Indonesia dipamerkan di TEI. Untuk itu, TEI menjadi kesempatan baik bagi para eksportir untuk mencari pasar dan mengembangkan jejaring bisnis dan investasi. Sementara bagi importir dan investor, TEI menjadi momen yang sangat tepat mencari produk Indonesia yang berkualitas dan peluang menanamkan modal,” ujar Mendag pada konferensi pers TEI 2019 kemarin. Menteri yang hadir dalam konferensi pers tersebut adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Widjaja Kamdani. Mendag melanjutkan, fokus utama penyelenggaraan TEI adalah kerja sama business to business (B2B) yang bersifat jangka panjang dan bertaraf internasional, yang penting untuk meningkatkan ekspor Indonesia. “Kami optimis untuk penyelenggaraan TEI tahun ini akan memperoleh capaian positif seperti tahun lalu. Meskipun saat ini kita menghadapi tantangan global yang semakin dinamis dan kompetitif di tengah perlambatan ekonomi dunia, ada ribuan buyers yang siap meramaikan arena TEI 2019.” lanjut Mendag.

Baca lainnya  Terapi Air Putih Demi Kesehatan dan Kecantikan: Lifestyle Masa Kini

dan Industri (Kadin) Shinta Widjaja Kamdani. Mendag melanjutkan, fokus utama penyelenggaraan TEI adalah kerja sama business to business (B2B) yang bersifat jangka panjang dan bertaraf internasional, yang penting untuk meningkatkan ekspor Indonesia. “Kami optimis untuk penyelenggaraan TEI tahun ini akan memperoleh capaian positif seperti tahun lalu. Meskipun saat ini kita menghadapi tantangan global yang semakin dinamis dan kompetitif di tengah perlambatan ekonomi dunia, ada ribuan buyers yang siap meramaikan arena TEI 2019.” lanjut Mendag.

Sesuai data yang tercatat, TEI 2019 berhasil menarik 1.497 perusahaan nasional yang memamerkan produk dan jasa terbaik di Indonesia, mulai dari produk manufaktur, produk kreatif inovatif, industri strategis, hingga kerajinan. Hingga 15 Oktober 2019, telah terdaftar 6.025 buyers dari 120 negara. Negara-negara dengan jumlah buyers terbanyak selain Indonesia adalah Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Tiongkok, India, Thailand, Amerika Serikat (AS), Filipina, dan Sri Lanka. Adapun dari jumlah buyers yang telah mendaftar tersebut, ada 10.079 permintaan terhadap produk unggulan Indonesia, yaitu kopi, makanan dan minuman dalam kemasan, produk bahan makanan, tekstil dan garmen, serta kerajinan tangan. 

Baca lainnya  Buah atau Sayur: Makanan yang Sering Salah Sebut!

Terdapat Kegiatan Baru di Trade Expo Indonesia 2019

Pameran di Trade Expo Indonesia 2019 dok. duniamasak
Pameran di TEI 2019 dok. duniamasak

Mendag mengungkapkan bahwa sinergi kementerian dan lembaga semakin terlihat dalam beberapa kegiatan pendukung yang baru hadir di dalam TEI tahun ini. Beberapa kegiatan tersebut yaitu terdapat Stan ASEAN yang merupakan stan informasi perwakilan negara-negara ASEAN; Help Desk yang merupakan stan penyedia informasi seputar regulasi perdagangan hasil sinergi antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Keuangan, Badan Standar Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI); Gelar Wicara Trade and Investment Forum yang menghadirkan Menteri Keuangan Sri Mulyani; Cilacap Business Forum 2019; Trade Start Up Conference; Paviliun Promosi Hasil Pertanian dan Perikanan; dan kegiatan Forum Kementerian Luar Negeri. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Dody Edward mengungkapkan, kegiatan pendukung yang telah rutin dilakukan di tahun-tahun sebelumnya juga kembali dilaksanakan, yaitu Seminar Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi; Diskusi Regional; Kompetisi Usaha Rintisan (Start Up) Berorientasi Ekspor (Export Start Up Competition); Konsultasi Bisnis; dan Gelar Wicara.

Stand Bamboe di TEI 2019 dok. duniamasak
Stand Bamboe di TEI 2019 dok. duniamasak

Zona yang tim Duniamasak sukai adalah hall 1 & 10 yang merupakan bagian Kuliner Nusantara dan hall 7 & 8 yang merupakan bagian Produk Makanan dan Minuman. Beberapa exhibitors di TEI merupakan perusahan yang sudah bekerjasama dengan Duniamasak juga dan salah satunya adalah Bamboe. Pameran untuk area makanan dan minuman ini menyediakan tester dimana pengunjung bisa mencoba sebelum membeli. Selain makanan, TEI juga memiliki booth khusus untuk foto kekinian yang bisa dicoba bersama rekan kerja atau teman agar mempunyai memori indah di ICE – BSD. Sudah siap #GeberEkspor ? Yuk, kunjungi TEI segera sampai tanggal 20 Oktober 2019!

{{ item.name }}

{{ item.name }}

In DuniaMasak.com

Yuk bahas artikel ini!