Sekilas Tentang Sparkling Water, Gaya Hidup Masa Kini

Tentang Sparkling Water via huffingtonpost.com

Sparking water? Minuman yang satu ini sedang hits banget nih! Bagi kamu yang belum tahu, minuman ini merupakan alternatif yang baik untuk mengganti soda, tapi bukan untuk menggunakan air putih lho.  Demi menjaga kebugaran tubuh, kamu sebaiknya mengonsumsi dua sampai tiga liter air per hari. Sayangnya, karbonasi di sparkling water justru tidak mencukupi kebutuhan kita untuk mengonsumsi air per hari lho. Jika kamu ingin merasakan minuman berkarbonasi ini, penting bagi kamu untuk membaca label nutrisi terlebih dahulu demi memastikan tidak ada gula tambahan, sodium, atau perasa buatan yang ditambahkan.

Bahaya Mengonsumsi Sparkling Water Setiap Hari

Sparkling Water via www.epicurious.com

Sparkling Water via www.epicurious.com

Bahaya untuk Kesehatan Jangka Panjang

Meminum air berkarbonasi (sparkling water) memang terasa lebih segar daripada air putih biasa. Apalagi minuman ini dapat meremajakan dan membuat kulit lebih mulus bercahaya. Jika dilihat sekilas, sparkling water mirip dengan air putih yang biasa kita minum setiap hari. Tapi ternyata sparkling water sedikit berbeda dengan air putih biasa.

Baca lainnya  Rekomendasi Kuliner Pedas Maknyus di Jakarta

Dengan ditambahkannya gas karbondioksida yang membuat tampilannya lebih segar dengan gelembung-gelembung yang ada di dalamnya. Air berkarbonasi meluluhkan kalsium dari tulang bisa menyebabkan batu ginjal dan mengupas lapisan email gigi. Selain itu, masalah dari menenggak air bergelembung ini adalah, beberapa orang dapat bergas dan bersendawa, terutama saat mereka minum dengan cepat. Air berkarbonasi dibuat dengan melarutkan karbondioksida dalam air yang menciptakan asam karbonat. Proses ini hanya akan menambah gelembung, tidak menambah gula, kalori, atau kafein.

Sensasi Minum Sparkling Water

Selain tampilan yang lebih segar, penambahan gas karbondioksida pada air juga menimbulkan sensasi meletup-letup di mulut saat meminumnya. Tapi di balik kesegarannya, sparkling water dapat menimbulkan efek yang kurang baik jika dikonsumsi secara terus-menerus. Salah satunya adalah kenaikan berat badan yang dapat berujung pada risiko obesitas.

Minuman berkarbonasi memiliki beberapa nama populer. Di Amerika Serikat contohnya dikenal dengan nama soda, soda pop. Di Inggris minuman ini dikenal dengan fizzy drinks. Sementara, orang-orang Irlandia menyebutnya Minerals. Air berkarbonasi seolah menjadi alternatif bagi orang-orang yang tidak suka air putih, tetapi tetap ingin terhidrasi sepanjang hari.

Baca lainnya  5 Cemilan Sehat Demi Berat Badan yang Ideal

 

{{ item.name }}

{{ item.name }}

In DuniaMasak.com

Yuk bahas artikel ini!