Solusi Makanan Sehat, Menggunakan Minyak Apa?

Menggunakan Minyak via www.thepaleomom.com

Kali ini tim duma akan membagikan informasi tentang kesehatan dalam memasak. Biasanya yang sering menjadi pertanyaan adalah agar masakan tetap sehat namun kita ingin menggoreng, sebaiknya menggunakan minyak apa? Sebagaimana yang kita tahu bahwa minyak makan adalah salah satu bahan wajib dalam memasak. Faktanya, sebagian minyak terhidrogenasi dapat mendatangkan penyakit, salah satunya adalah mengancam kesehatan jantung. Nih tim duma punya informasi menarik, serta trik menggunakan minyak!

Sebaiknya Menggunakan Minyak Apa dalam Memasak?

Menggunakan Minyak via pixabay.com

Menggunakan Minyak via pixabay.com

Minyak Zaitun atau Mentega?

Minyak adalah campuran lemak yang termasuk asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA), Asam lemak tak jenuh ganda, dan asam lemak jenuh (SFA). Sebagaimana yang kita tahu, minyak zaitun ataupun mentega lebih baik digunakan daripada minyak sayur. Nah, yang mana sih lebih baik antara minyak zaitun ataupun mentega? Berdasarkan sudut pandang kesehatan, minyak zaitun adalah pilihan terbaik, terutama dalam memasak. Mentega lebih banyak digunakan terutama dalam memasak olahan roti.  Mentega merupakan minyak yang dipadatkan. Memasak dengan menggunakan mentega biasanya lebih terasa legit dan sedikit asin.  Namun bila bicara aroma dan rasa, mentega bekerja lebih baik pada olahan panggang, termasuk membuat kue, biskuit, dan kue kering. Jadi, tidak masalah menggunakan mentega untuk sesekali.

Baca lainnya  Sarapan Sehat Overnight Oats: Praktis dan Mengenyangkan

Nah, lalu apa sih keunggulan minyak zaitun daripada mentega? Keunggulan minyak zaitun adalah menurunkan risiko penyakit jantung. Nah, di sisi lain, mentega tinggi lemak jenuh yang meningkatkan kolesterol dan peradangan dalam tubuh. Jadi, secara umum yang terbaik digunakan adalah minyak zaitun ketimbang mentega.

Bagaimana Cara Menyimpan Minyak

Jika minyak disimpan terlalu lama, seringkali minyak berbau tengik. Hal ini disebabkan karena suhu panas, cahaya, dan udara. Hal ini bisa menyebabkan kanker bila terus-menerus digunakan lho! Minyak yang kaya PUFA, seperti kenari dan biji rami sebaiknya disimpan dalam lemari es dengan wadah yang tertutup. Begitupun minyak yang sering kita gunakan seperti minyak zaitun. Tetap lindungi dengan menutupnya rapat, simpan di tempat gelap, dan jauh dari kompor atau sumber panas lainnya.

Baca lainnya  9 Makanan yang Dilarang untuk Dikonsumsi Para Atlet

Lemak jenuh seperti mentega dapat menahan suhu panas, tapi harus didinginkan karena mengandung susu agar tidak berbau. Jika minyak disimpan dengan benar, mentega bisa tahan hingga enam bulan lho! Trik ketika kamu akan belanja minyak, ambillah botol yang berada paling belakang ya! Karena di situlah minyak lebih terlindungi dari pencahayaan yang membuatnya mudah berbau tengik. Periksa botol dan tanggal kedaluwarsanya. Ketika kamu membuka botol, dan tidak berbau tengik, tandanya minyak dalam kondisi bagus.

{{ item.name }}

{{ item.name }}

In DuniaMasak.com

Yuk bahas artikel ini!