Tingkat Kematangan Steak Yang Perlu Dipahami

Tingkat kematangan steak via freepik ala duniamasak

Penyuka daging pasti tak akan melewatkan makanan yang satu ini. Ya, steak adalah daging yang dipotong tegak lurus dengan sayatan serat otot lalu dibumbui kemudian dibakar diatas bara api atau oven serta juga bisa digoreng. Umumnya, steak berasal dari daging sapi namun sekarang semakin bervariasi seperti bisa memakai daging steak ayam atau ikan. Hidangan ini biasanya didampingi dengan mashed potato, roti, atau pasta serta dengan sayuran seperti potongan jagung, kacang polong, kacang panjang, dan wortel. Selain terkenal dengan kelezatannya, steak juga merupakan hidangan yang unik karena bisa dimasak dan disantap dengan tingkat kematangan yang berbeda-beda. Apa saja level kematangan daging steak?

6 Tingkat Kematangan Steak

Tingkat kematangan steak via quora.com ala duniamasak
Tingkat kematangan steak via quora.com

1. Blue Rare

Level pertama dari kematangan steak adalah blue rare. Seperti namanya, daging steak ini masih dalam kondisi mentah dan bagian dalam daging berwarna merah 100%. Level daging ini hanya dibumbui dan dibakar dengan lembut di bagian luarnya, namun bagian dalam steak tidak dimasak. Karena daging blue rare mentah secara keseluruhan, maka akan sulit untuk dikunyah serta tidak juicy karena panas api belum meresap ke dalam daging. Biasanya, tingkat kematangan steak seperti ini kurang akrab dengan lidah Indonesia. Ketika memasak, untuk mendapatkan tingkat kematangan ini maka daging di bagian dalam wajib berada pada suhu sekitar 46°C.

Baca lainnya  Ciptakan Suasana Romantis dengan Menu Spesial di Rumah

2. Rare

Untuk kematangan daging rare, maka hanya akan matang di bagian luarnya saja. Jadi, sekitar 80% bagian dalam daging masih berwarna merah. Umumnya, daging dengan level rare paling disukai oleh masyarakat mancanegara karena mereka menganggap daging yang bertekstur lembut dan juicy mempunyai kenikmatan tersendiri. Ketika memasak, untuk mendapatkan tingkat kematangan ini maka daging di bagian dalam wajib berada pada suhu sekitar 48 – 50°C.

3. Medium Rare

Nah, level medium rare hampir mirip dengan level rare namun bagian dalam dagingnya lebih banyak yang sudah matang. Jadi, sekitar 60% bagian dalam daging yang masih berwarna merah. Bisa dibilang, tingkat kematangan steak ini merupakan level setengah matang. Tekstur dagingnya juga juicy dan lembut. Ketika memasak, untuk mendapatkan tingkat kematangan ini maka daging di bagian dalam wajib berada pada suhu sekitar 55-60°C.

4. Medium

Terdapat tingkat kematangan yang menjadi standar kelezatan daging steak di berbagai negara yaitu level medium. Kematangan steak ini memiliki tekstur daging yang tidak terlalu juicy dibandingkan dengan rare atau medium rare. Level medium mempunyai lebih banyak warna daging cokelat dan hanya sedikit saja yang berwarna merah didalam, kemungkinan sekitar 40%. Menurut steak lovers di Indonesia, tingkat kematangan medium menjadi tingkat yang paling disukai. Ketika memasak, untuk mendapatkan tingkat kematangan ini maka daging di bagian dalam wajib berada pada suhu sekitar 60-65°C.

Baca lainnya  Manfaat Rumput Laut

5. Medium Well

Untuk yang ingin belajar atau pemula dalam mencoba beberapa tingkatan kematangan steak, bisa memulai dari level ini. Menurut sebagian orang, level medium well bisa ditolerir oleh lidah Indonesia. Biasanya, daging steak ini sudah hampir matang seluruhnya dan masih terasa sedikit juicy. Mungkin sekitar 20% bagian dalam daging yang masih berwarna merah muda. Untuk membedakannya dengan medium, level medium well biasanya akan mempunyai warna daging yang lebih cokelat. Ketika memasak, untuk mendapatkan tingkat kematangan ini maka daging di bagian dalam wajib berada pada suhu sekitar 65-69°C.

6. Well Done

Ini adalah level yang paling aman untuk masyarakat Indonesia. Tingkat kematangan well done adalah yang paling sempurna alias matang sepenuhnya. Tidak akan ditemukan warna merah atau merah muda pada bagian dalam daging, melainkan sudah pasti berwarna cokelat. Tekstur daging pun tentunya menjadi lebih keras dan agak kering serta tidak juicy karena semua lemak daging sudah terpanggang seluruhnya. Ketika memasak, untuk mendapatkan tingkat kematangan ini maka daging di bagian dalam wajib berada pada suhu sekitar 70-80°C.

{{ item.name }}

{{ item.name }}

In DuniaMasak.com

Yuk bahas artikel ini!