Cara Menanam Jeruk Santang di Rumah

Jeruk santang adalah buah jeruk yang dikenal karena rasanya yang menyegarkan, manis-asam, dan aromanya yang unik sehingga disukai banyak orang. Selain sebagai hidangan dan minuman, menanam jeruk santang di rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Berikut cara menanam jeruk santang di rumah:

Cara Menanam Jeruk Santang di Rumah

jeruk via orami.co.id ala duniamasak Cara Menanam Jeruk Santang di Rumah
jeruk via orami.co.id ala duniamasak

Bagi sahabat Duma yang menyukai jeruk santang, tidak ada salahnya mencoba menanam pohon yang satu ini. Menanam jeruk santang di rumah tentunya menawarkan pengalaman yang memuaskan. Kali ini Duma akan memberikan cara menanam jeruk santang di rumah:

Bibit

Memilih bibit jeruk santang yang benar-benar unggul sangat penting jika sahabat Duma ingin mereka tumbuh dengan baik. Maka dapat memulainya dengan menanam benih, memotong bagian pohon yang sudah ada, atau menyambung dua bagian pohon (okulasi). Untuk mendapatkan pohon yang kuat dan sehat dengan cepat, sebaiknya gunakan bibit jeruk santang khusus (bibit okulasi) yang berasal dari pohon induk yang kuat dan produktif.

Media Tanam

Cara terbaik untuk membantu jeruk santang tumbuh adalah dengan menggunakan campuran tiga bahan: tanah yang subur, kompos (yang seperti pupuk khusus tanaman), dan pasir. Sahabat Duma harus mencampurnya dengan perbandingan dua bagian tanah, satu bagian kompos, dan satu bagian pasir. Campuran ini membantu air mengalir dengan baik dan memberi pohon jeruk nutrisi yang dibutuhkannya untuk menumbuhkan akar yang kuat. Selain itu kita dapat menggunakan campuran ini jika menanam pohon jeruk di dalam pot atau langsung di tanah di halaman.

Baca lainnya  Pengaruh Kopi Bagi Kesuburan Pasutri, Penting untuk Dibaca!

Penanaman

Waktu terbaik untuk menanam jeruk santang adalah saat hujan mulai turun. Pertama, gali lubang di tanah dengan tinggi dan lebar sekitar lengan atau sekitar 50 sentimeter. Masukkan bibit jeruk muda ke dalam lubang, lalu isi kembali dengan tanah yang dicampur dengan kotoran hewan atau kompos untuk membantu pertumbuhannya. Tekan tanah dengan lembut agar tidak gembur, dan beri pohon sedikit air, tetapi jangan terlalu banyak. Pastikan untuk menanam pohon dengan jarak yang cukup, sekitar 3 hingga 4 meter, agar akarnya memiliki ruang untuk tumbuh.

Perawatan

Merawat jeruk santang berarti menyiramnya secara teratur. Setiap tiga bulan, sahabat Duma harus menambahkan pupuk khusus, yang bisa terbuat dari bahan alami atau bahan kimia seperti NPK. Jika sahabat Duma melihat serangga kecil atau cabang yang mati, potonglah agar tanaman tetap sehat. Periksa jeruk secara berkala untuk mencari serangga seperti kutu daun atau ulat, dan jika ada, gunakan semprotan anti serangga alami yang aman. Lindungi tanaman dari angin kencang, dan ikat tanaman muda dengan ranting agar tidak tumbang.

Baca lainnya  Memilih Mesin Sealer, Mengemas Produk Jadi Lebih Cepat!

Panen

Jeruk santang biasanya mulai tumbuh dan berbuah setelah 1 hingga 2 tahun dirawat. Saat jeruk siap dipetik, kulitnya tampak cerah dan aromanya harum. Saat memetik jeruk, lakukan dengan hati-hati agar tidak melukai cabang atau buah lainnya. Hal ini membantu pohon tetap sehat dan menghasilkan lebih banyak jeruk di masa mendatang.

 

{{ item.name }}

{{ item.name }}

In DuniaMasak.com