Makanan Sehari-hari yang Mengandung Lemak Jenuh Tinggi

Daging Lemak Jenuh Tinggi via unsplash.com

Ada dua kelompok lemak yang terkandung dalam makanan, yaitu lemak baik dan lemak jahat. Lemak baik justru dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan fungsinya untuk menghasilkan hormon. Berbeda dengan kandungan lemak jahat dalam makanan yang harus kamu batasi konsumsinya. Salah satu jenis lemak yang tergolong jahat bagi tubuh adalah lemak jenuh. Nah, apa saja sih makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi? 

Jangan Terlalu Sering Konsumsi Makanan ini:
Mengandung Lemak Jenuh Tinggi

Steak lemak jenuh tinggi via pixabay.com

Steak via pixabay.com

Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Hal ini kemudian dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke. Biasanya, makanan yang mengandung lemak jenuh adalah makanan yang berasal dari hewan. Beberapa jenis makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi adalah:

1. Daging Merah

Daging merah, seperti daging sapi dan kambing biasanya tinggi lemak jenuh. Terutama, jika kamu mengambil bagian daging yang mengandung banyak lemak, seperti sirloin, rib eye, dan T-bone. Mengonsumsi daging tinggi lemak setiap hari tentu dapat membuat kadar kolesterol kita bertambah.

Baca lainnya  Batu Jimbar: Restoran Utama di Sentul Highland Golf  Sebagai Lifestyle Masa Kini

2. Susu dan Produk Susu

Susu tinggi lemak dan produk susu, seperti keju, es krim, dan yogurt, juga mengandung lemak jenuh tinggi. Kadang, susu dan produk susu ini juga terkandung dalam makanan yang kamu makan. Seperti kue misalnya, sehingga secara tidak sadar kamu telah mengonsumsi banyak lemak jenuh. Untuk mengurangi jumlah lemak jenuh yang masuk ke tubuh, ada baiknya kamu memilih susu atau produk susu dengan kandungan lemak rendah, seperti susu rendah lemak atau susu skim atau yogurt rendah lemak.

3. Makanan Berminyak dan Berlemak

Banyak makanan yang mengandung minyak dan lemak tinggi tanpa kamu sadari. Karena dalam pembuatannya, makanan tersebut menggunakan mentega, minyak sayur, krim, atau mayones. Dengan penambahan minyak atau lemak tersebut, maka makanan yang tadinya sehat dan bergizi tinggi bisa menjadi makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Baca lainnya  Nur Sidawaty "Kisah The Castry (Cake Story)"

Contohnya saja, salad yang ditambahkan dengan mayones atau ayam berlapis tepung terigu yang digoreng dengan minyak sayur seperti pada makanan fast food. Metode memasak dengan cara menggoreng dalam minyak banyak membuat ayam jadi mengandung lemak jenuh tinggi. Oleh karena itu, pilihlah metode memasak yang lebih sehat, seperti merebus, mengukus, atau memanggang.

 Aturan Mengonsumsi Lemak Jenuh dalam Sehari:

The American Heart Association merekomendasikan konsumsi lemak jenuh hanya sebanyak 13 gram lemak jenuh per hari atau sekitar 5-6% dari kalori harian. Misalnya, jika kamu membutuhkan kalori harian total sebanyak 2000 kalori, maka sebaiknya kalori yang kamu dapatkan dari lemak jenuh tidak lebih dari 120 kalori.

{{ item.name }}

{{ item.name }}

In DuniaMasak.com

Yuk bahas artikel ini!