Minuman Berenergi vs Minuman Isotonik

Minuman berenergi isotonik via freepik ala duniamasak

Setelah melakukan olahraga yang berat dan panjang, umumnya seseorang akan mengalami dehidrasi. Tidak hanya dalam kegiatan tersebut namun beraktivitas sehari-hari baik di dalam atau luar ruangan juga bisa membuat seseorang kehilangan cairan. Untuk menghilangkan rasa tersebut, maka dibuatlah pertolongan pertama yang dapat membantu menyegarkan tubuh yaitu minuman. Mulai dari minuman dingin maupun hangat, manis hingga asam; akan dicari dan ditemukan untuk menghilangkan rasa dehidrasi. Terdapat berbagai macam minuman yang diyakini mampu dengan praktis mengobati dahaga yaitu minuman berenergi namun apa bedanya dengan minuman isotonik?

Perbedaan Minuman Berenergi dan Minuman Isotonik

Minuman setelah olahraga via freepik ala duniamasak
Minuman setelah olahraga via freepik

Tidak sedikit orang salah paham dengan jenis minuman ini diantaranya adalah minuman berenergi dan minuman isotonik. Namun yang terjadi adalah banyak orang mengira dan membeli apa saja yang menyegarkan bagi diri mereka. Lalu, apa perbedaannya?

Minuman Berenergi

Minuman berenergi adalah jenis minuman yang berfungsi untuk menambah energi, stamina, konsentrasi, serta daya tahan tubuh seseorang. Beberapa merek bahkan juga menambahkan khasiat untuk mencegah kantuk. Umumnya, minuman berenergi digolongkan sebagai minuman ringan. Tujuan dari mengonsumsi minuman ini adalah untuk mengisi ulang energi dengan waktu yang singkat alias cepat karena tuntutan kerja atau aktivitas berat lainnya.

Baca lainnya  Sehat Bersama Susu Kedelai: Manfaat yang Jarang Diketahui

Minuman Isotonik

Minuman isotonik atau bisa disebut minuman olahraga adalah jenis minuman yang cocok untuk dikonsumsi sebelum atau selama atau setelah berolahraga. Minuman ini diyakini mampu menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang ketika menjalani olahraga ataupun aktivitas lain. Selain itu, minuman isotonik juga cocok untuk asupan karbohidrat sehingga dapat memenuhi kebutuhan tubuh serta menyeimbangkan dengan aktivitas sehari-hari yang padat.

Perbedaan paling signifikan yang dapat terlihat dari minuman berenergi dan minuman isotonik adalah minuman berenergi bisa membuat tubuh menjadi lebih bersemangat dan berstamina dalam waktu yang singkat. Itu sebabnya, sebenarnya minuman ini mengandung kafein sebagai sumber energi utama. Selain kafein, kandungan dalam minuman energi ini terdapat air, gula, vitamin, ekstrak herbal atau tambahan perisa lain agar lebih menarik perhatian konsumen. Minuman energi tidak cocok untuk dikonsumsi setelah olahraga karena justru sulit diserap tubuh.

Lelah beraktivitas via freepik ala duniamasak
Lelah beraktivitas via freepik

Jadi, mana yang lebih baik? Jika dilihat dari kandungan dan khasiat, minuman isotonik lebih baik dan banyak dianjurkan dibandingkan minuman berenergi. Mengapa begitu? Dibandingkan dengan minuman energi yang banyak mengandung kafein dan gula, minuman isotonik dilengkapi dengan karbohidrat, elektrolit, serta mineral yang akan berdampak positif untuk mengembalikan cairan elektrolit yang hilang pada tubuh. Namun, penting untuk perlu diperhatikan juga bahwa minuman isotonik atau minuman olahraga ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Jika dirasa tidak melakukan olahraga dan tidak mengalami dehidrasi, maka sebaiknya tidak perlu mengonsumsinya. Hal ini dikarenakan kandungan gula yang cukup tinggi dalam minuman isotonik. Jika sering mengonsumsi minuman isotonik tanpa disertai aktivitas yang banyak, gula hanya akan menumpuk dan menambah jumlah asupan kalori dalam tubuh sehingga dapat menimbulkan kenaikan berat badan. Sedangkan, jika diminum ketika sedang berolahraga dan dalam jumlah yang cukup dengan rutin, maka minuman isotonik akan memberikan khasiat yang baik dan optimal. Jadi, pilihlah minuman yang sesuai kebutuhan dan di waktu yang tepat. Sebenarnya, minuman terbaik untuk dikonsumsi di segala situasi dan kondisi adalah minum air putih. Dijamin sehat dan berkhasiat jangka pendek maupun jangka panjang. Apapun pilihannya, tetap jaga kesehatan tubuhmu sendiri yaa.

Baca lainnya  Mengenal Lebih Dekat Sejarah Cap Go Meh
{{ item.name }}

{{ item.name }}

In DuniaMasak.com

Yuk bahas artikel ini!